5 Manfaat Olahraga bagi Anak dari Sisi Psikologis

Manfaat Olahraga bagi Anak dari Sisi Psikologis

Pada saat masa anak-anak, inilah waktu yang tepat untuk membentuk perkembangan psikologisnya dengan baik. Termasuk melalui berolahraga. Oleh karena itu, usahakan setidaknya seminggu sekali anak Anda melakukan olahraga karena aktivitas ini memberikan banyak manfaat. Berikut ini ada beberapa informasi mengenai manfaat olahraga bagi anak terutama yang berhubungan dengan psikologis anak.

1. Mengajarkan Sportifitas

Dalam kegiatan berolahraga terutama yang selalu mengedepankan kekalahan dan kemenangan, psikologis anak bisa terbentuk untuk bermain secara sportif. Pasalnya, hal yang berhubungan dengan kalah dan menang bukanlah hal yang luar biasa dalam permainan. Bukanlah sebagai tujuan utama dari sebuah kegiatan berolahraga.

Namun, yang dikedepankan adalah proses dan menghargai esensi dari kekalahan dan kemenangan itu sendiri. Apabila anak sedari kecil diajarkan mengenai sportivitas melalui berolahraga, saat dewasa pun sikap ini akan terbawa dan lebih menghargai kawan dan berusaha melakukan segala hal dengan terbaik dalam tiap prosesnya.

2. Sarana Bersosialisasi

 Olahraga yang dilakukan terutama yang membutuhkan personil banyak, dapat menjadikan sarana untuk bersosialisasi. Terutama bagi anak yang memiliki sifat cenderung tertutup dan tidak percaya diri. Dengan begitu, kegiatan berolahraga baik untuk membantu anak untuk menjalin persahabatan dan mengembagkannya untuk berani bertatap muka dalam berkelompok. Tidak hanya itu, kemampuan dalam berkomunikasi pun bisa diasah saat anak selalu berbicara dengan teman sebayanya.

3. Membangun Rasa Percaya Diri

Manfaat berikutnya yang bisa dirasakan oleh anak adalah dapat meningkatkan rasa percaya diri. Dengan begitu, melalui kegiatan berolahraga secara bertahap akan membantu anak menghasilkan pikiran positif, kemauan untuk mencapai titik tujuan, dan belajar mengembangkan keterampilan. Olahraga dengan berbagai macam aktivitas fisik ini secara tidak langsung akan menumbuhkan citra diri yang sehat dan memiliki penilaian positif terutama terhadap diri sendiri. Selain itu juga dapat membantu anak untuk menjalin persahabatan bersama teman-temannya.

4. Belajar Bekerjasama

Sebagian bentuk olahraga dapat mengajarkan anak untuk belajar bekerjasama. Misalnya saja olahraga sepakbola. Pada olahraga ini, anak akan diajarkan mengenai memahami aturan, berbagai peran, saling mempercayai sesama anggota lainnya, mendengarkan pelatih dan mematuhi segala aturan yang ada. Saat menjadi bagian dari kelompok tertentu, anak akan belajar melakukan yang terbaik dan melakukan yang bermanfaat untuk kelompoknya sendiri.

5. Memberi Kebahagiaan Tersendiri

Pada saat berolahraga, hormon serotonin dalam tubuh akan meningkat. Efek dari meningkatnya hormon ini bisa membuat diri merasakan bahagia daripada biasanya. Dengan begitu, rasa stres dan depresi yang bisa jadi disebabkan oleh penatnya pelajaran yang lain bisa diatasi.

Selain itu, dengan adanya olahraga anak dapat merasakan hal lainnya yang menyenangkan apabila dilakukan dengan baik dan benar. Oleh karena itu, sebagai orang yang lebih tua, ajarkan kepada anak bahwasannya dengan melakukan gerakan yang baik dan benar serta gaya yang lebih membebaskan, bisa memberikan efek kebahagiaan tersendiri.

Pada saat mengajak anak melakukan kegiatan olahraga, jangan lupa untuk selalu mengawasinya. Baik itu dari gerakan-gerakan yang sederhana untuk mendapatkan manfaat olahraga bagi anak itu sendiri, maupun tempat yang anak gunakan untuk berolahraga. Bila perlu dampingi selalu dan ajarkan anak secara langsung dari Anda.

Related posts