Hal yang Harus Anda Ketahui saat Memberi Susu Formula pada Anak

Memberi Susu Formula pada Anak

Susu formula merupakan salah satu menu wajib yang tidak boleh dilewatkan orang tua jika ingin melihat anaknya tumbuh dengan baik. Berikan ketika sang anak masih menyusu, khususnya jika produksi ASI sedikit atau anak Anda sudah memasuki masa sapih. Tapi, sebelum memberikannya, banyak hal yang perlu Anda ketahui. Simak ulasannya untuk Anda.

Perhatikan Komposisinya

Komposisi merupakan salah satu hal penting yang harus Anda perhatikan. Apalagi jika anak Anda termasuk intoleran atau alergi terhadap susu sapi atau susu kambing. Jadi, Anda bisa memberikan susu soya (kedelai) sementara menunggu usianya bertambah dan pencernaannya mulai bisa menerima susu non-soya.

Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan tanggal kedaluarsanya. Beli susu formula secara online seperti di Orami bisa Anda jadikan pilihan. Karena, biasanya produk yang ditawarkan selalu terbaru sehingga sudah dijamin kualitas dan tanggal produksinya yang masih belum terlalu lama dari waktu pemesanan.

Gunakan Botol Khusus Bayi

Sebanyak apapun peralatan makan Anda sebagai orang tuanya, anak Anda tetap memerlukan peralatan makannya sendiri. Apalagi sekarang sudah sangat banyak variasi peralatan makan bayi yang dibuat dari bahan food grade. Khususnya botol susu yang telah dilabeli BPA-free dari bahan polipropilen dan polietilen yang sudah dipastikan keamanannya untuk bayi.

Kemudian, Anda juga tidak boleh menyepelekan kebersihan botol susu bayi Anda. Sudah banyak referensi yang menganjurkan untuk merendam botol susu bayi dalam air baru mendidih sebelum digunakan.

Hindari merebus langsung di atas kompor, karena bahan kimia dalam plastik botolnya bisa terlepas lalu mengontaminasi susu yang anak Anda minum. Selain itu, susu ini juga lebih mudah terpapar kuman dan bakteri daripada ASI. Apalagi pada bagian dasar dan leher botol yang sering menyisakan sisa susu hasil seduhan sebelumnya.

Ikuti Petunjuknya

Seenak apapun susu formula, tetap saja tidak bisa dicerna dengan sempurna seperti halnya ASI. Jadi, jika Anda mampu atau tidak sedang bekerja, lebih baik prioritaskan pemberian ASI eksklusif terlebih dahulu. Kemudian, jika Anda sedikit sibuk dengan pekerjaan, Anda bisa mengimbanginya dengan susu buatan pabrik tersebut.

Selain itu, saat ingin membuatkan anak Anda susu, jangan lupa mengikuti petunjuknya. Takaran yang pas akan lebih mudah diterima anak Anda. Untuk bayi yang masih kecil atau baru lahir, sebaiknya beri sekitar 70 ml setiap kali dia kehausan (bisa 6 kali sehari).

Setelah usianya bertambah, Anda bisa mengurangi frekuensinya. Tapi, takaran dan frekuensi ini juga harus disesuaikan dengan kondisi kebutuhan gizi bayi Anda. Kemudian, Anda juga tidak boleh melewatkan bayi Anda dari jam menyusui. Jika anak Anda masih tidur, sebaiknya bangunkan dengan lembut lalu beri dia susu.

Pahami Cara Membuatnya

Anak-anak, apalagi bayi atau balita memiliki sistem imun yang masih lemah. Oleh karena itu, mereka lebih mudah terserang penyakit daripada kita sebagai orang tuanya. Jadi, saat ingin membuat susu untuk mereka, pastikan agar tangan Anda bersih (sudah dicuci dengan sabun antiseptik) agar tidak mengontaminasi susu yang akan Anda buat.

Pastikan pula Anda paham berapa takaran susunya, baik takaran sendok, jenis sendok untuk mengukurnya (sendok makan atau sendok teh), dan tingkat kekentalannya. Kemudian, Anda juga perlu mengetahui suhu air yang terbaik untuk menyeduh susu buatan pabrik tersebut.

Selain itu, Anda juga perlu menyimpannya di tempat sejuk. Lemari es yang dingin maupun tempat yang bersuhu tinggi sangat tidak dianjurkan untuk dijadikan tempat penyimpanan susu anak.

Related posts

Leave a Comment