6 Dasar Hukum Acuan Pelaku Bisnis PPOB demi Kenyamanan Pelanggan

6 Dasar Hukum Acuan Pelaku Bisnis PPOB demi Kenyamanan Pelanggan

Sudah sering mendengar bisnis PPOB? Bagi yang masih baru mungkin terasa asing di telinga. Faktanya, Payment Point Online Bank (PPOB) telah memudahkan banyak orang untuk membayar tagihan seperti listrik, PDAM, dan lainnya via online. Sebelum Anda memulai bisnis PPOB, ketahui dulu 6 dasar hukum acuan PPOB di Tanah Air.

  1. Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat

Sistem pembayaran tagihan via PPOB erat kaitannya dengan peran bank. Sudah diatur dalam UU No. 7 tahun 1998 pasal 1, butir ke-2. Tujuannya untuk memudahkan para pelanggan dalam pembayaran. Tanpa harus antre, mereka sudah bisa membayar tagihan lewat Anda.

  1. Bisa Menggunakan Sistem Kredit

Sistem yang diberlakukan dalam PPOB sebaiknya juga mengacu pada UU No. 7 tahun 1992. Pihak PPOB membolehkan pelanggan untuk ambil sistem kredit dengan bunga tertentu. Tapi kalau tunai tidak ada bunga. Selain itu, pelanggan yang utang juga wajib melunasinya. Kelancaran bisnis ini juga tergantung server yang Anda fasilitasi.

  1. Memiliki Izin Jasa Lalu Lintas Pembayaran

Seperti yang diketahui, PPOB itu terinspirasi dari pelayanan PLN terhadap pelanggan dalam hal pembayaran tagihan via online. Jadi dasar hukumnya juga disesuaikan dengan Edaran Direksi PLN (Persero) No. 010.E/012/DIR/2002 29 Juni 1984. Pengesahan oleh pihak PLN terhadap PPOB menjamin setiap transaksinya punya legalitas tinggi.

  1. Izin Pengalihan Pembayaran ke PPOB oleh PLN

Ada pula dasar hukum lain sebelum pembayaran tagihan PLN bisa via PPOB. Hal ini diatur dalam Keputusan Direksi PT PLN No. 021.K/0599/DIR/1995 tanggal 23 Mei 1995. Keputusan tersebut memuat petunjuk sekaligus pedoman tata usaha perihal cara penagihan ke pelanggan. Agen PPOB tanpa dasar ini tentu wajib dicurigai.

  1. Berlaku Tarif Administrasi

Secara umum, untuk daftar jadi agen PPOB, Anda dikenakan tarif administrasi. Seperti yang tercantum dalam UU No. 10 tahun 1984. Ada pula kios online yang menerima pendaftaran agen PPOB tanpa biaya 1 Rupiah pun. Salah satunya KUDO. Di sana biaya pendaftarannya 100% gratis. Setelah data terverifikasi, Anda sudah bisa mulai.

  1. Memiliki Perizinan dari Pos

Jika selama ini Anda membayar listrik, PDAM, dan sebagainya lewat Pos dan PLN, maka saat ini sudah bisa lewat PPOB atau bank terkait. Kemudahan ini sudah dirasakan banyak orang. Maka tidak heran kalau bisnis PPOB sangat menguntungkan. Usaha murni bisa Anda kerjakan dari rumah hanya bermodalkan jaringan internet.

Dengan dasar hukum yang kuat dan legalitas tinggi, pasti bisa membuat calon pelanggan Anda nyaman. Tapi sebelumnya informasikan hal ini dulu pada calon pelanggan Anda. Biar mereka tidak melabeli bisnis Anda dengan kata “abal-abal”. Kalau lancar, Anda pasti bisa mendapatkan active income dari bisnis ini per bulan.

Related posts

Leave a Comment